Terhubung dengan kami

OTOGP

Penebusan Marco Bezzecchi di COTA 2026! Pimpin Aprilia Finis 1-2, Marc Marquez Terhukum Penalti, Mario Aji Crash Tragis

Redaksi Otonusa

Diterbitkan

pada

Marco Bezzecchi (72) Aprilia Racing

Rangkaian Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA) berakhir dengan penebusan dosa yang manis bagi Marco Bezzecchi. Sempat mengalami crash di sesi Sprint Race, pembalap Aprilia Racing ini mengamuk di balapan utama hari Senin (30/3/2026) pukul 03.00 WIB, sukses merebut podium pertama dan memimpin finis 1-2 bersama rekan setimnya, Jorge Martin.

OTONUSA.ID – Di sisi lain, harapan penggemar Indonesia untuk melihat Mario Suryo Aji mendulang poin di kelas Moto2 harus pupus secara dramatis setelah sang pahlawan terjatuh di akhir lomba.

Marco Bezzecchi (72) dan Jorge Martin (89) dari Aprilia Racing yang mendominasi balapan MotoGP COTA 2026 dengan finisih 1 dan 2.
Marco Bezzecchi (72) dan Jorge Martin (89) dari Aprilia Racing yang mendominasi balapan MotoGP COTA 2026 dengan finisih 1 dan 2.

Penebusan Sempurna Bezzecchi dan Dominasi Aprilia

Balapan utama MotoGP COTA 2026 sebanyak 20 putaran menjadi panggung pembuktian nyata bagi motor Aprilia RS-GP26. Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari posisi ke-4, melakukan start brilian dan langsung mengambil alih pimpinan balap dari Pedro Acosta (Red Bull KTM) pada putaran pertama.

BACA JUGA: Sempat Cetak Waktu Tercepat, Veda Ega Pratama Terjatuh di Balapan Utama Moto3 Amerika 2026

Sejak saat itu, ritme Bezzecchi tak tersentuh. Manajemen ban yang rapi mengantarkannya finis terdepan dengan selisih waktu 2,036 detik atas rekan setimnya, Jorge Martin, yang sukses menyusul di urutan kedua. Kemenangan ini mencatatkan sejarah luar biasa bagi Bezzecchi sebagai pembalap yang mampu memenangi lima Grand Prix secara beruntun sebagai pembalap Italia ketiga yang pernah melakukannya. Bezz, telah memenangkan tiga GP pertama musim ini untuk pertama kalinya sejak Marc Marquez melakukannya pada tahun 2014

Dominasi Marco Bezzecchi (72) dan Jorge Martin (89) pada balapan MotoGP COTA 2026.
Dominasi Marco Bezzecchi (72) dan Jorge Martin (89) pada balapan MotoGP COTA 2026.

Pedro Acosta, sang wonderkid KTM yang start dari front row (P2), tampil konsisten sepanjang 20 putaran untuk mengunci podium ketiga. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) yang memulai balapan dari Pole Position, harus puas menyelesaikan balapan di urutan keempat.

Marquez Finis Kelima Usai Penalti, Bagnaia Melorot ke P10

Bagi Marc Marquez (Ducati Lenovo), COTA tahun ini terasa sangat berat. Sang “Raja COTA” harus puas finis di posisi kelima. Perjuangannya dipersulit oleh hukuman Long Lap Penalty yang diterimanya buntut dari insiden agresif di putaran pertama Sprint Race sehari sebelumnya.

Marq Marquez (93), Ducati Lenovo
Marq Marquez (93), Ducati Lenovo

Di sisi lain, juara bertahan Francesco Bagnaia yang bertarung sengit di awal perlombaan, mengalami masalah ketahanan ban belakang di paruh akhir. Hal ini membuat kecepatan Pecco anjlok drastis dan harus rela terlempar hingga finis di urutan ke-10.

Pengamat MotoGP sekaligus mantan pembalap, Sylvain Guintoli, memberikan catatannya terkait dinamika ini:

“Sirkuit ini benar-benar menghancurkan mereka yang tidak menghemat ban. Apa yang ditunjukkan Bezzecchi hari ini adalah respons mentalitas seorang juara usai terjatuh kemarin, sementara Bagnaia tampak sangat kewalahan dengan daya cengkeram di putaran-putaran akhir,” ulas Guintoli.

Kilas Balik Kekacauan Sprint Race di Austin

Hasil balapan utama ini berbanding terbalik dengan kekacauan di hari Minggu dini hari. Sesi Sprint Race COTA 2026 diwarnai insiden lap pertama ketika manuver agresif Marc Marquez membuat dirinya dan peraih Pole Position, Fabio Di Giannantonio, terseret keluar lintasan. Marquez finis ke-17, sementara Diggia DNF. Di sesi yang sama, Marco Bezzecchi juga terjatuh (DNF) karena kehilangan kendali ban depan.

Marq Marquez dan Fabio Di Giannantonio
Manuver agresif Marc Marquez membuat dirinya dan peraih Pole Position, Fabio Di Giannantonio, terseret keluar lintasan.

Kemenangan Sprint Race akhirnya secara dramatis direbut oleh Jorge Martin. Martin melakukan manuver block pass krusial kepada Francesco Bagnaia (yang akhirnya finis P2) di putaran terakhir. Pedro Acosta melengkapi podium Sprint di P3.

“Pilihan ban saya sangat berisiko, namun keyakinan saya pada kompon itu terbayar lunas untuk merebut kemenangan di lap terakhir,” ungkap Jorge Martin usai memenangi sesi Sprint.

Moto2: Harapan Poin Mario Aji Lenyap di 2 Lap Terakhir

Mario Suryo Aji (64)
Mario Suryo Aji (64)

Beralih ke kelas Moto2, pahlawan balap Tanah Air, Mario Suryo Aji, harus menelan pil pahit. Memulai balapan dari posisi grid ke-19 setelah nyaris lolos dari Q1 (hanya terpaut 0,385 detik), Mario dihadapkan pada balapan yang sangat chaotic.

Baru berjalan satu putaran, Red Flag langsung berkibar akibat kecelakaan karambol mengerikan yang melibatkan 7 pembalap di Tikungan 11. Balapan akhirnya dipotong (restart) menjadi hanya 10 putaran.

Kecelakaan karambol pada balapan utama Moto2 di COTA 2026.
Kecelakaan karambol pada balapan utama Moto2 di COTA 2026.

Saat restart, Mario Aji menunjukkan daya juang luar biasa. Perlahan tapi pasti, ia menekan dan berhasil merangsek naik menembus zona poin di urutan ke-14. Sayangnya, aspal Austin yang licin dan bergelombang meminta “korban”. Petaka datang ketika Mario Aji mengalami crash saat balapan hanya menyisakan dua putaran lagi. Ia dinyatakan DNF.

Balapan Moto2 ini akhirnya dimenangkan oleh pembalap Australia, Senna Agius (Liqui Moly Dynavolt Intact GP), disusul Celestino Vietti (SpeedRS) di urutan kedua, dan Izan Guevara (Pramac Yamaha) di podium ketiga.***

Lanjutkan Membaca
Iklan
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan
Iklan

Trending