Terhubung dengan kami

OTONEWS

Terbukti! Royal Enfield Bear 650 Akhirnya Mengaum di IIMS 2026: Reinkarnasi Sang Legenda Gurun

Diterbitkan

pada

Royal Enfield Bear 650

Aroma bensin dan antusiasme menyeruak di Hall JIExpo Kemayoran. Beberapa hari menjelang pembukaan IIMS 2026, OTONUSA sempat melempar bola panas; sebuah dugaan tentang kehadiran sosok misterius di booth Royal Enfield pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Tepat di hari pembukaan, Kamis (5/2) sore, tabir misteri itu terkoyak. Prediksi itu terbukti 100% akurat. Royal Enfield Bear 650 resmi mendarat di tanah air, membawa aura padang pasir California tahun 60-an langsung ke aspal Jakarta.

Peluncuran Royal Enfield Bear 650 di IIMS 2026.

Bukan sekadar varian tambahan, Bear 650 hadir sebagai statement tegas Royal Enfield di segmen scrambler kelas menengah. Dengan selubung yang dibuka di tengah riuh rendah pengunjung IIMS, motor ini tampil memikat dalam lima varian warna yang menggoda: Boardwalk White, Petrol Green, Wild Honey, Golden Shadow, dan varian puncaknya, Two Four Nine.

Jejak Sejarah: Mengenang “The Big Bear Run”

Eddie Mulder

Sebelum kita membedah mur dan bautnya, kita harus memahami jiwanya. Nama “Bear” bukanlah sekadar gimmick pemasaran. Nama ini adalah penghormatan sakral terhadap salah satu momen paling bersejarah dalam dunia balap motor gurun.

Kembali ke tahun 1960, di ajang balap brutal “Big Bear Run” di gurun Mojave, California. Saat itu, seorang anak muda berusia 16 tahun bernama Eddie Mulder membuat kejutan besar. Mengendarai Royal Enfield Fury 500cc, ia menaklukkan medan ganas dan ratusan pesaing untuk menjadi juara termuda dalam sejarah balap tersebut.

Nomor start yang tertempel di motor Eddie saat itu? 249.

Itulah mengapa varian tertinggi dari Bear 650 dinamai Two Four Nine. Motor ini adalah surat cinta Royal Enfield untuk semangat “Fastest in the Desert” yang pernah mereka miliki. Bear 650 bukan sekadar Interceptor yang ditinggikan; ia adalah reinkarnasi modern dari semangat kompetisi Eddie Mulder.

Nomor start yang tertempel di motor Eddie saat itu? 249.

Desain dan Estetika: Scrambler Sejati

Saat melihat langsung di lantai pameran IIMS 2026, Bear 650 memancarkan aura maskulin yang kental. Berbeda dengan saudaranya, Interceptor 650 yang bergaya roadster klasik, Bear 650 berteriak “bawa aku ke jalan tanah”.

Perbedaan visual paling mencolok ada pada bagian buritan dan knalpot. Bear 650 menanggalkan knalpot ganda (kanan-kiri) khas mesin twin 650cc Royal Enfield, dan menggantinya dengan sistem knalpot 2-into-1 yang ringkas di sisi kanan. Header knalpot yang menekuk tajam memberikan kesan racy dan agresif.

Jok model bench seat (rata) dengan sedikit lekukan di bagian belakang tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional untuk memudahkan pengendara memindahkan bobot tubuh saat bermanuver di jalan off-road ringan. Papan nomor samping (number board) bergaya oval menegaskan identitasnya sebagai motor yang siap dipacu di lintasan tanah, meski habitat utamanya mungkin tetap hutan beton ibu kota.

Royal Enfield Bear 650

Spesifikasi Teknis: Lebih dari Sekadar Kosmetik

Keunggulan utama Bear 650 bukan hanya pada tampangnya. Royal Enfield melakukan perombakan signifikan di sektor kaki-kaki dan performa untuk menyesuaikan karakter scrambler-nya.

1. Suspensi Premium Showa

Ini adalah upgrade yang paling diapresiasi. Bagian depan kini dikawal oleh suspensi Upside Down (USD) Showa Big Piston berdiameter 43mm dengan travel 130mm. Sementara di belakang, dual shock Showa baru memberikan travel 115mm. Kombinasi ini membuat Bear 650 jauh lebih siap melibas jalanan Jakarta yang tidak rata maupun jalur pedesaan berbatu dibanding saudaranya.

2. Torsi yang Lebih Nendang

Mesinnya tetap menggunakan basis legendaris 648cc Parallel Twin berpendingin oli/udara. Namun, berkat sistem knalpot 2-into-1 yang baru, karakteristik tenaga berubah. Torsinya meningkat menjadi 56,5 Nm (naik dari 52,3 Nm pada Interceptor/Continental GT) yang diraih pada putaran mesin 5.150 rpm. Tenaga puncak tetap di kisaran 47 bhp. Artinya? Akselerasi bawah dan menengah motor ini jauh lebih responsifโ€”karakter yang sangat dibutuhkan untuk scrambler.

3. Roda dan Pengereman

Mengusung konsep scrambler, Bear 650 menggunakan kombinasi velg belang: 19 inci di depan dan 17 inci di belakang, dibalut ban dual-purpose dengan pola kembangan blok yang kasar (kemungkinan besar MRF Nylogrip berevolusi khusus). Pengereman juga diperkuat dengan cakram depan 320mm dan belakang 270mm, serta fitur ABS switchable (bisa dimatikan untuk roda belakang) yang krusial untuk sensasi sliding di tanah.

4. Fitur Modern: Tripper Dash

Tidak mau ketinggalan zaman, Bear 650 sudah dibekali layar instrumen TFT bulat 4 inci “Tripper Dash” yang sama dengan Himalayan 450. Layar ini mendukung konektivitas Google Maps full-screen, kontrol musik, dan informasi kendaraan yang lengkap.

Antusiasme pengunjung di booth Royal Enfield pada peluncuran Bear 650.

Harga dan Ketersediaan

Di ajang IIMS 2026 ini, Royal Enfield Indonesia mematok harga yang sangat kompetitif untuk motor 650cc dengan fitur up-to-date seperti ini. Berikut adalah daftar harga On The Road (OTR) Jakarta:

  • Boardwalk White: Rp 241.000.000
  • Petrol Green: Rp 242.500.000
  • Wild Honey: Rp 242.500.000
  • Golden Shadow: Rp 244.200.000
  • Two Four Nine (Special Edition): Rp 247.700.000

Kehadiran Royal Enfield Bear 650 di IIMS 2026 membuktikan bahwa pasar motor heritage dan lifestyle di Indonesia masih sangat seksi. Motor ini menawarkan paket lengkap: mesin 650cc yang teruji (badak dan minim getaran), kaki-kaki premium Showa, fitur navigasi modern, dan yang terpentingโ€”sebuah cerita sejarah yang bisa Anda banggakan saat nongkrong di kopi darat.

Bagi Anda yang mencari motor harian yang gagah, nyaman untuk touring jarak jauh, dan tidak canggung saat diajak main tanah tipis-tipis, Bear 650 adalah jawaban yang dinanti.


Ingin mendengar langsung raungan knalpot 2-into-1 Bear 650? Kunjungi booth Royal Enfield di Hall C, JIExpo Kemayoran selama IIMS 2026 berlangsung. Jangan lupa sebutkan Anda membaca ulasannya di OTONUSA!

Tabel Spesifikasi Singkat Royal Enfield Bear 650

SpesifikasiDetail
Mesin648cc, Parallel Twin, 4-Stroke, SOHC, Air-Oil Cooled
Tenaga Maksimum47 bhp @ 7.150 rpm
Torsi Maksimum56,5 Nm @ 5.150 rpm
Transmisi6-Speed
Suspensi DepanShowa USD Big Piston Forks, 43mm (130mm travel)
Suspensi BelakangShowa Twin Tube RSU (115mm travel)
Ban Depan100/90 – 19″ (Tube Type)
Ban Belakang140/80 – 17″ (Tube Type)
Tangki BBM13,7 Liter
Tinggi Jok830 mm
Berat (Kerb)~216 kg
Fitur UnggulanTripper Dash TFT, Switchable Rear ABS, Full LED Lighting
Iklan
Iklan

Trending