OTONEWS
Mengguncang IIMS 2026: QJMOTOR Tourino 250DX, Jawaban “Value for Money” untuk Petualang Pemula?
Riuh rendah booth QJMOTOR di Hall C JIExpo Kemayoran pada hari pembukaan IIMS 2026 kemarin (5/2) bukan tanpa alasan. Di tengah gempuran motor listrik dan skutik bongsor yang makin “manja”, ada satu kuda besi yang justru mengajak kita untuk kembali kotor-kotoran. Ya, QJMOTOR Tourino 250DX akhirnya resmi menampakkan wujudnya.
Jujur saja, notifikasi pesan di ponsel saya sejak pagi isinya hampir seragam: “Bang Bob, tolong bedah itu Tourino 250DX! Benar harganya cuma 47 juta-an?”
Antusiasme ini wajar. Pasar motor adventure 250cc di Indonesia selama ini seolah terpolarisasi; kalau tidak mahal sekali, ya pilihannya motor trail murni yang menyiksa untuk touring jarak jauh. Kehadiran Tourino 250DX dengan harga promo Rp 47.990.000 (OTR Jakarta) selama ajang IIMS 2026 jelas menjadi oase. Ini adalah angka psikologis yang berbahayaโdalam arti positifโbagi kompetitor sekelas Honda CRF250 Rally atau bahkan Kawasaki Versys-X 250 yang harganya sudah melambung jauh.

Pandangan Pertama: Built Quality Bukan Kaleng-Kaleng
Saat saya melangkah masuk ke booth dan melihat unit display , impresi pertama yang muncul adalah: Proporsional.
Sebagai pria yang hobi adventure-an, saya cukup kritis soal finishing. QJMOTOR, tampaknya sangat serius membuang stigma “motor China” zaman dulu.
Saat saya menyentuh bagian tangkinya, terasa solid. Plastik bodywork-nya tebal, tidak terasa ringkih atau kopong saat diketuk. Sambungan antar panel (gap) cukup rapat dan presisi. Yang paling saya suka adalah area kokpit; rapi. Kabel-kabel tertata dengan jalur yang baik, tidak seliweran seperti benang kusutโdetail kecil yang sering luput tapi krusial bagi motor yang akan diajak terguncang di jalan berbatu.
Area pengelasan di rangka trellis-nya juga terlihat matang. Welding-nya rapi, tertutup cat yang tebal. Joknya model menyatu (tandem) dengan kontur yang lebar di bagian pengendara; saya coba duduk sebentar, busanya cukup supportive, tidak sekeras papan setrikaan motor enduro kompetisi. Ini poin plus untuk touring lintas provinsi.

Fitur yang “Mengerti” Petualang
Tourino 250DX tidak datang dengan tangan kosong. Di harga di bawah Rp 50 juta, fitur yang ditawarkan terasa overkill. Suspensi depan sudah Upside Down (USD) dengan diameter tabung yang cukup besarโvisualnya gagah, mengingatkan pada motor adventure 500cc ke atas.
Di sektor kaki-kaki, kombinasi velg jari-jari (spoke wheel) ukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang adalah “menu wajib” motor dual-purpose. Ban yang terpasang pun sudah model dual-purpose dengan kembangan kasar yang siap diajak light off-road.
Satu fitur yang membuat saya tersenyum adalah Switchable ABS. Bagi yang hobi “menari” di atas tanah, kemampuan mematikan ABS roda belakang adalah keharusan untuk melakukan brake slide. QJMOTOR paham betul audiens mereka bukan sekadar komuter kota, tapi mereka yang rindu debu.
Panel instrumen sudah full digital (LCD/TFT), memberikan informasi yang terbaca jelas bahkan di bawah sorotan lampu sorot booth yang tajam. Ada gear indicator, fuel meter, hingga trip meterโinformasi standar namun vital.

Spesifikasi Teknis: Jantung Pacu yang Realistis
Mari bicara data. Di balik rangka gagahnya, Tourino 250DX menggendong mesin yang, menurut saya, cukup moderat namun bertenaga.
- Mesin: 249cc, 1-Silinder, DOHC, 4-Katup, Berpendingin Cairan.
- Tenaga: 19.0 kW (sekitar 25.5 HP) pada 8.000 rpm.
- Torsi: 23.2 Nm pada 6.000 rpm.
Karakter mesin satu silinder ini jelas mengejar torsi. Angka 23.2 Nm di putaran 6.000 rpm itu “daging” banget buat nanjak di jalur Puncak atau melibas tanjakan Ciletuh. Tidak perlu “memeras” gas terlalu dalam untuk mendapatkan momentum.
Kapasitas tangki BBM mencapai 13 Liter. Dengan asumsi konsumsi BBM motor 250cc satu silinder di kisaran 30 km/liter, motor ini secara teori bisa menempuh jarak hampir 400 km sekali isi penuh. Cukup untuk rute Jakarta – Pekalongan tanpa mampir SPBU.
Layak Dibeli?
Hadirnya QJMOTOR Tourino 250DX di IIMS 2026 ini seperti melempar batu ke kolam yang tenang. Dengan harga Rp 47 jutaan (promo), Anda mendapatkan paket lengkap: desain macho, kaki-kaki proper untuk adventure, dan fitur ABS yang bisa dimatikan.
Secara built quality, dia lolos dari inspeksi mata elang saya. Tentu, pembuktian sesungguhnya ada di jalan raya dan jalur tanah nanti. Tapi sebagai impresi awal? Motor ini adalah kandidat kuat “Rookie of The Year” untuk segmen adventure pemula. Bagi rekan-rekan yang selama ini menahan diri beli motor adventure karena harga yang tak masuk akal, mungkin ini saatnya Anda memecahkan celengan.
Sampai jumpa di jalanan, Ride Safe!
Tabel Spesifikasi Lengkap: QJMOTOR Tourino 250DX
| Sektor | Detail Spesifikasi |
| Mesin | 249cc, Single Cylinder, DOHC, 4-Stroke |
| Pendinginan | Liquid Cooled (Radiator) |
| Tenaga Maksimum | 19.0 kW (25.5 HP) @ 8.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 23.2 Nm @ 6.000 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Electronic Fuel Injection (EFI) |
| Transmisi | Manual 6-Percepatan, Chain Drive |
| Kopling | Wet, Multi-plate |
| Rangka | Steel Trellis Frame |
| Suspensi Depan | Telescopic Upside Down (USD) |
| Suspensi Belakang | Monoshock with Multi-link System |
| Rem Depan | Disc Brake ร 300mm, ABS |
| Rem Belakang | Disc Brake ร 220mm, Switchable ABS |
| Ban Depan | 110/80-19 (Dual Purpose) |
| Ban Belakang | 150/70-17 (Dual Purpose) |
| Kapasitas Tangki | 13 Liter |
| Ground Clearance | 210 mm (Estimasi) |
| Harga (Promo IIMS) | Rp 47.990.000 |
-
OTONEWS4 minggu yang lalu7 Kali Belajar Tak Membuatnya Puas: Kisah Bro Abenk di Safety Riding IMBI
-
OTONEWS3 minggu yang laluMorbidelli T502X Meluncur di IIMS 2026: “Missing Link” Petualang Kelas Menengah Akhirnya Terjawab (Plus Harga Promo!)
-
OTONEWS3 minggu yang laluTerbukti! Royal Enfield Bear 650 Akhirnya Mengaum di IIMS 2026: Reinkarnasi Sang Legenda Gurun
-
OTOGP4 hari yang laluGila! Tembus 236,8 Km/Jam, Veda Ega Pratama Cetak Top Speed ‘Peluru’ & Lolos Q2 Moto3 Thailand




