Terhubung dengan kami

OTONEWS

Yamaha SR400 Final Edition 2025: Perpisahan Sang Legenda “Kickstart Only” yang Abadi

Diterbitkan

pada

OTONERS, di tengah deru mesin listrik yang senyap dan dominasi transmisi otomatis yang serba instan, ada satu suara yang menolak untuk bungkam: dentuman rendah dari silinder tunggal 399cc milik Yamaha SR400. Namun, setiap perjalanan epik pasti menemui garis finisnya. Tahun 2025 menjadi saksi bisu dirilisnya Yamaha SR400 Final Edition, sebuah surat cinta terakhir bagi mereka yang percaya bahwa menyalakan motor adalah sebuah ritual, bukan sekadar menekan tombol.

Yamaha SR400 Final Edition 2025
Yamaha SR400 Final Edition 2025

Warisan Paris-Dakar: DNA yang Tak Lekang Oleh Waktu

Kisah SR400 tidak dimulai di aspal perkotaan, melainkan di hamparan pasir gurun. Lahir pada tahun 1978, motor ini merupakan turunan langsung dari Yamaha XT500, motor off-road legendaris yang mendominasi Reli Paris-Dakar pertama.

Sementara dunia mengejar kecepatan, Yamaha SR400 justru mengejar “jiwa”. Di Jepang, ia menjadi ikon budaya (JDM) karena kesesuaiannya dengan lisensi mengemudi kelas menengah. Selama hampir 47 tahun, bentuk tangki teardrop, rangka double-cradle, dan penggunaan Kickstarter murni tetap dipertahankan. SR400 bukan sekadar alat transportasi; ia adalah kapsul waktu mekanis yang selamat dari terjangan zaman.

Detail Eksklusif “Final Edition” 2025

Mengapa edisi 2025 begitu spesial? Meski Yamaha Jepang sempat merilis edisi perpisahan pada 2021, permintaan pasar Asia Tenggara yang masif—terutama di Thailand—membuat Yamaha memberikan napas terakhir yang lebih mewah.

Untuk versi 2025, Yamaha menghadirkan estetika yang memadukan wibawa dan nostalgia:

Yamaha SR400 Final Edition 2025 Dark Red Metallic
  • Warna Ikonik: Tersedia dalam opsi Dark Red Metallic yang elegan dan Dark Gray Metallic yang maskulin.
  • Sentuhan Brass: Emblem garpu tala pada tangki menggunakan bahan kuningan (brass) yang memberikan kesan premium dan hand-crafted.
  • Kesederhanaan Murni: Tidak ada layar LCD atau lampu LED. Seluruh instrumen masih menggunakan jarum analog ganda dan bohlam halogen bulat yang memberikan pancaran cahaya hangat khas motor era 70-an.
Yamaha SR400 Final Edition 2025 Dark Grey Metallic

Ritual “The Big Single”: Spesifikasi dan Mekanisme

Inti dari SR400 adalah mesinnya. Di era di mana motor bisa menyala sendiri hanya dengan mendekatkan keyless remote, SR400 tetap setia dengan Kickstart Only.

“Tanpa tombol start, SR400 memaksa pengendaranya untuk berkomunikasi. Anda harus menekan tuas dekompresi, mencari titik mati atas (TDC) melalui kaca intip kecil di kepala silinder, lalu melakukan satu sentakan kuat. Saat mesin menyala, itu adalah kemenangan personal.”

Tabel Spesifikasi Teknis SR400 Final Edition

Menakar Harga di Thailand dan Realita di Indonesia

Pada peluncurannya di Thailand tahun 2025, Yamaha SR400 Final Edition dibanderol seharga 298.000 Thai Baht. Jika dikonversi secara langsung, angka ini berada di kisaran Rp135,5 Juta. Sebuah harga yang cukup tinggi untuk motor 400cc, namun dianggap wajar oleh para kolektor mengingat statusnya sebagai barang investasi.

Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Sayangnya, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dipastikan tidak akan memasukkan unit ini secara resmi. Kendala utamanya adalah PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) untuk mesin di atas 250cc yang akan membuat harganya membengkak tidak masuk akal bagi konsumen umum.

Namun, pintu tidak sepenuhnya tertutup. Para antusias di Indonesia dapat melirik jalur Importir Umum (IU). Berdasarkan tren motor CBU, harga SR400 Final Edition saat tiba di tanah air (setelah pajak impor, biaya surat-surat, dan margin IU) diprediksi akan menyentuh angka Rp190 Juta hingga Rp220 Juta.

Mengapa Kita Akan Merindukannya?

Yamaha SR400 Final Edition 2025 adalah sebuah monumen. Ia membuktikan bahwa di dunia yang semakin digital, manusia masih merindukan sensasi mekanis yang jujur. Saat produksi terakhir ini selesai, tidak akan ada lagi motor baru yang meminta Anda untuk “berkeringat” sedikit sebelum memulai perjalanan.

Bagi mereka yang berhasil mendapatkan satu unit terakhir ini, mereka bukan sekadar membeli motor. Mereka membeli sepotong sejarah yang akan terus berdetak di dalam garasi, lama setelah dunia beralih ke motor listrik.***

Lanjutkan Membaca
Iklan
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan
Iklan

Trending