OTONEWS
Aura Klasik Kawasaki W175 Siap Menggoda Anak Muda
Otonusa, Jakarta – Pilihan genre sepeda motor akan jadi cermin bagi sang riders. Begitu pula dengan primadona motor bermodel klasik. Bahkan Kawasaki kini punya pilihan baru dengan model mereka Kawasaki W175 ABS dan Kawasaki W175 STREET.
Keduanya tetap mempertahankan nilai retro yang lahir pada model W Series pendahulu. Kendati retro, Kawasaki tetap memberikan tampilan yang modern khususnya pada bagian panel indikator di stang.
Dengan harga di bawah Rp40 juta, sepertinya W175 keluarga terbaru ini akan banyak dilirik oleh mereka yang mau kendaraan ringan atau bahkan pemula. Apalagi kubikasi mesinnya juga yang tidak dapat dikatakan kecil.
Secara mendasar keduanya menggunakan mesin 177 cc air-cooled, 4 stroke, silinder tunggal dengan 5 percepatan return. Power maksimumnya berada pada angka 13 PS/ 7.500 rpm. Sementara torsi maksimum yang ditawarkan adalah 13,3 Nm pada 6.000 rpm. Motor ini juga sudah memiliki engine balancer, Otoners.

W175 ABS (Rp38.500.000)
Dari dua model yang diperkenalkan pada 24 Desember 2025, Kawasaki W175 ABS memiliki harga lebih murah meski hanya Rp400 ribu. Karena harga W175 STREET sendiri hanya Rp38.500.000. Jadi akan membuat puyeng dalam memilihnya.
Tapi sesuai namanya, model yang ini sudah dibekali teknologi ABS single-channel pada roda depan. Cakramnya sendiri berukuran 270 mm. Yang menjadi identitas model ABS dan STREET salah satunya adalah penggunaan spoke wheels 17 inci untuk roda depan dan belakang.
Kawasaki W175 ABS hadir dengan dua pilihan warna. Mulai dari Pearl Stardust White dan Metallic Graphite Grey. Tampilan secara keseluruhan motor ini terlihat ringan dan simpel.

W175 STREET (Rp 38.900.000)
Sekarang untuk Kawasaki W175 STREET yang lebih mahal hadir dengan velg cast wheels ukuran 17 inci dengan ban tubeless. Warna untuk model ini hanya satu yakni Metallic Spark Black.
Secara umum fitur kedua model tersebut hadir dengan engineer yang proporsional klasik. Tangki bensin dibuat lebih elegan dengan emblem ‘W’ tiga dimensi. Lampu depan bulat ber-bezel krom. Suspensi depan dengan fork boots teleskopik 30 mm.
Sementara suspensi belakang dual shock dengan rancangan yang menawarkan keseimbangan, kenyamanan, dan kontrol. Segitiga ergonomi yang terdiri atas setang, jok, footstep hadir dengan natural dan jok ganda berlapis bantalan tebal untuk kenyamanan rider maupun boncengers.***
-
OTONEWS4 minggu yang laluMengguncang IIMS 2026: QJMOTOR Tourino 250DX, Jawaban “Value for Money” untuk Petualang Pemula?
-
OTONEWS4 minggu yang laluTerbukti! Royal Enfield Bear 650 Akhirnya Mengaum di IIMS 2026: Reinkarnasi Sang Legenda Gurun
-
OTOGP2 minggu yang laluGila! Tembus 236,8 Km/Jam, Veda Ega Pratama Cetak Top Speed ‘Peluru’ & Lolos Q2 Moto3 Thailand
-
OTOGP2 minggu yang laluBongkar Data Spesial Sang Wonderkid! Jalan Terjal Veda Ega Pratama Tembus Start Ke-5 Moto3 Thailand 2026, Bikin Eropa Ketar-ketir!




